Wisata Alami di Kota Bandung



Nun di balik Bukit Jarian, ada berbagai obyek "piknik" yang asyik di Kota Bandung. Destinasi pelesir alami di bantaran Sungai Cikapundung. Sepanjang trak jogging menuju “Watervank.” Seolah kita disadari untuk lebih mencintai lingkungan hidup tanpa polusi atau knalpot. .
Ada Leuwi Égang Cibarani. Arusnya bisa bikin hati gumbira kalau mau coba papalidan di situ. Kalau berani juga di Cibarani, boleh coba menyuksruk terowongan air sepanjang 20-30 meter buatan tahun 1929. Gelap, memang. Tapi sensasinya itu lho!

Ada juga dua gua kecil berdampingan tak jauh dari situ. Konon, di sekitar gua itu pernah ditemukan beberapa bedil dan pelurunya peninggalan jaman iraha boa.
Kalau lelah pun ada saung #Serlok_Bantaran . Teman-teman kita di sana berkenan juga membantu mulai dari ngaliwet sampai menyiapkan perlengkapan papalidan di Cibarani.
Ada lagi spot full misteries di situ. Tapi moal waka dibéja-beja lah. Bisi kabita!

Konon kawasan sekitar Jogging Track sampai Waterpank (padahal mah Water Fang) buatan tahun 1929, tanpa polusi karbon di situ akan dipercantik Dinas Pekerjaan Umum dan lebih fungsional.
Kita didoho aja kabar baik dari "Kak" Didi Ruswandi . Eh, di bantaran ini mah dia dikenalnya sebagai "Kang Didir" kétang.
Parkir aja kendaraan di Teras Cikapundung, Jl. Siliwangi. Selebihnya, nikmati "alam liar" Kota Bandung minim polusi di sini.... Der!
#Jangan_Lupa_Ngaliwet



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Joko Kendil

Corona Lagi, Lagi-lagi Corona

Sisi lain Rukun Haji di Arafah.