Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Jalan Gudang Selatan.

Gambar
Di jalan ini berbatas rel KA Cikudapateuh dipagar kawat dan juga gedek. Setelah Jepang menyerah kepada Amerika dan Indonesia memproklamirkan kemerdekaan, berdatanganlah Tentara Sekutu yang didomplengi Belanda. Tentara Inggris membawa pula tentara asal India yang bangsa kita menyebutnya "Gurkha." Merka datang untuk membebaskan tawanan Jepang. Di antara mereka banyak juga yang berkumpul dan bermarkas di kawasan ini. Para pejuang kita banyak yang mengenal dan dikenal para "Gurkha" itu. Di sisi lain, tentara asal India tersebut banyak yang bersimpati kepada para pejuang kita, bahkan ada juga yang membelot. Kondisi ini menimbulkan hubungan unik antara tentara asal India dan juga para pejuang kita. Tidak jarang terjadi juga barter di antara mereka. Untuk mengatasi masalah komunikasi, digunakanlah bahasa tarsan. Seperti ketika mau barter senjata atau peluru, misalnya. Lewat sebuah lubang pada pagar gedek di kawasan Cikudapateuh itu mereka saling transaksi...

Handuk China

Gambar
Boleh jadi, bagi si yang léwat barusan, hidup di negeri ini harus banyak yang dipikirkan. Kenal juga belum, sapaan pertamanya, "Ngedukung Ahok jadi pejabat lagi, Pak?" Hanya karena melihat jemuran seperti ini.. Ga bisa langsung jawab, pikiran saya melayang ke jaman pertama kali mengenali benda ini. Kala itu jauh sebelum penumpasan PKI. Nama yang dia sebutkan tadi juga mungkin orangnya belum lahir..... Sejak itu bukan saya saja yang memanfaatkan keberadaan benda ini. Dan masih  dijual bebas, terakhir jelang ikut memperingati Hari Pahlawan di Surabaya, saya beli lagi 2 dengan harga 8 ribuan, karena tau, Surabaya seperti lebih deket ke matahari. Ternyata salah seorang kawan saya juga memerlukannya karena badannya ga berhenti berkeringat. Benda ini juga yang menemani saya selagi memiliki energi untuk merambah gunung dan alam bebas. Benda ini juga yang menemani sebagai "anak kost" di Yogyakarta. Luar biasa, pertanyaan tadi malah melanglangkan ingatan kenangan say...